Logo

Queen Bee Meluncurkan Rilisan Hentai Terbarunya untuk Bulan September!

Selamat pagi, teman-teman! Hari ini saya punya kabar dari Queen Bee, karena label ternama ini telah mengumumkan dua rilis hentai baru.

Yang pertama adalah adaptasi dari Muramata-san no Aijou, sekuel dari Muramata-san no Himitsu, sebuah hentai yang dirilis pada 17 Juli 2020. Berikut adalah alur ceritanya:

Muramata-san no Aijou 1

Sembari mengkhawatirkan perbedaan posisi mereka setelah mulai berpacaran, ia ingin mendapatkan “pengalaman pertama” dari Muramata-san yang lembut dan penuh perhatian! Pengalaman pertama…!? Dari belakang… ayo kita coba……!? Dari situ, dengan santai, perlahan dan hati-hati mengembangkan bokongnya sedikit demi sedikit…

Muramata-san no Aijou 2

“Lidah Terbelah” — Kaji masih tidak tahu mengapa ini bisa terjadi. Sebuah permainan tertentu diusulkan, tetapi dia akhirnya kalah total. Lidah itu bergerak dengan tekanan yang luar biasa, meremasnya sangat erat… dihisap dengan kasar sementara dia mengerang “Ahhh…~♡” Senyum Muramata-san yang lembut dan samar sangat menggemaskan.

Rilisan kedua adalah seri baru bertajuk Netorareta Bakunyuu Tsuma-tachi 2 yang akan mengadaptasi doujinshi Netorareta Bakunyuu Ottori Tsuma Megumi.

Cerita

Megumi, Sang Istri yang Lebih Tua. Akhir-akhir ini, hubungan dengan suaminya terasa hambar, sehingga sesi masturbasi pagi Megumi semakin intens. Saat mahasiswa tetangga, Tsuyoshi, membunyikan bel pintu dan masuk, ia mendorong Megumi hingga terjatuh. Ia merobek pakaian Megumi, menekan penisnya yang keras ke wajah Megumi, dan mulai menggosoknya dengan ganas. Kemudian ia memaksa penisnya masuk ke mulut Megumi dan menyemburkan sperma dalam jumlah besar langsung ke tenggorokannya. Ketika Megumi mencoba melarikan diri, Tsuyoshi meraih kedua lengannya dari belakang, memasukkan penisnya ke dalam mulut Megumi, dan membanjirinya dengan sperma hingga meledak! Hari itu, nafsu Tsuyoshi terus berlanjut tanpa henti. Keesokan paginya, setelah mengantar suaminya ke depan pintu, ia tiba-tiba dipeluk erat dari belakang. Ternyata Tsuyoshi yang berdiri di sana. Kepribadian palsunya yang lembut dan sopan telah lenyap sepenuhnya. Tsuyoshi yang sebenarnya—yang dipenuhi hasrat seksual yang membara—akhirnya menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya.

Rekomendasi